Optimalisasi Pasar Tradisional Dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Di Pasar Tanjung Kabupaten Jember

Penulis

  • Ika Maurida UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Salman Ridho Hanna UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Siti Indah Purwaning Yuwana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Kata Kunci:

Optimalisasi, Minat, Pengunjung, Pasar Tradisional

Abstrak

Pentingnya optimalisasi suatu pasar disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat, sementara pasar menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian suatu daerah. Pasar tradisional menjadi pusat ekonomi masyarakat. Berdasarkan data Survei Profil Pasar Tahun 2018, pasar tradisional mendominasi di Indonesia dengan jumlah 14.182 pasar atau 88, 52 persen dari total pasar. Toko modern mencapai 1.131, mencakup 7,06 persen, sementara pusat perdagangan berjumlah 708, mencakup 4,42 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pasar tradisional tetap lebih banyak di Indonesia. Dengan dominasi pasar tradisional yang masih kuat, inilah saatnya bagi mereka untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus melakukan optimalisasi agar dapat bersaing dengan pasar modern yang semakin berkembang. Data pengabdian yang dikumpulkan berasal dari observasi, dokumentasi dan wawancara secara langsung yang dilakukan pada pedagang, pengunjung, serta pegawai Dinas pasar tanjung. Hasil dari pengabdian ini menjelaskan bahwa kondisi Pasar Tanjung memang menghadapi beberapa tantangan yang perlu segera diatasi. Beberapa keluhan yang disampaikan oleh pedagang di Pasar Tanjung mencakup kondisi fisik yang kurang memadai, serta adanya faktor-faktor lain sehingga diharapkan segera melakukan optimalisasi untuk meningkatkan minat pengunjung.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-10