Metode Pembiasaan dalam Pembelajaran Ibadah Anak Usia Dini: Studi Pustaka
Kata Kunci:
pembiasaan, , ibadah, anak usia dini, studi pustaka, pendidikan Islam anak usia diniAbstrak
Pembelajaran ibadah pada anak usia dini menghadapi tantangan pedagogis yang khas: anak belum mampu memahami konsep abstrak tentang kewajiban ritual, namun berada pada fase perkembangan yang paling reseptif terhadap pembentukan kebiasaan. Studi pustaka ini bertujuan untuk mensintesiskan landasan konseptual, teoretis, dan empiris metode pembiasaan dalam pembelajaran ibadah anak usia dini, serta merumuskan kerangka implementatif yang koheren. Melalui penelusuran literatur dari jurnal terakreditasi SINTA 3 hingga Scopus dan buku-buku pendukung, kajian ini menemukan bahwa pembiasaan ibadah bekerja melalui mekanisme pengulangan terstruktur, keteladanan, dan pengondisian lingkungan yang selaras dengan prinsip behaviorisme, teori belajar sosial, dan psikologi perkembangan anak. Implementasi pembiasaan ibadah—terutama salat berjamaah, salat duha, dan doa harian—secara konsisten dikaitkan dengan penguatan disiplin, regulasi diri, dan perilaku religius anak. Namun, temuan juga mengungkap batas kritis metode ini: pembiasaan yang tidak disertai internalisasi nilai berisiko menghasilkan religiusitas performatif yang bergantung pada pengawasan orang dewasa dan tidak bertahan di luar konteks sekolah. Kajian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan ibadah perlu dirancang sebagai proses berlapis yang bergerak dari pengulangan eksternal menuju pemaknaan internal, dengan keteladanan guru dan keterlibatan keluarga sebagai jembatan antara kebiasaan dan keyakinan






