Transformasi Kepemimpinan Sekolah berbasis Data-Driven Decision Making (DDDM) Via Artificial Intelligence
Kata Kunci:
Kepemimpinan Sekolah, Data-Driven Decision Making (DDDM), Learning Analytics, Disiplin Restoratif, Artificial IntelligenceAbstrak
Transformasi digital dan datafikasi pendidikan menuntut pergeseran paradigma kepemimpinan sekolah dari pengelolaan berbasis intuisi menuju Data-Driven Decision Making (DDDM). Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara komprehensif lanskap konseptual, kerangka kerja operasional, tantangan etis, serta formulasi tata kelola dalam integrasi Artificial Intelligence (AI) dan dasbor data terpadu pada kepemimpinan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berpedoman pada protokol PRISMA terhadap pustaka bereputasi terbitan sepuluh tahun terakhir (2016–2026). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi AI berbasis Human-Centered AI mentransformasi DDDM menjadi Decision Support System (DSS) yang prediktif dan presisi tanpa mengesampingkan pertimbangan profesional (human agency) pimpinan sekolah. Efektivitas DDDM dicapai melalui kerangka kerja tiga lapisan yang menghubungkan konsolidasi data (data fusion), analisis prediktif AI, dan intervensi kepemimpinan. Studi ini merumuskan panduan tata kelola (Decision Playbook/SOP) berbasis prinsip human-in-the-loop dan disiplin restoratif untuk memitigasi tantangan operasional, risiko pengawasan berlebihan (surveillance), serta bias algoritmik. Implikasi dari penelitian ini memberikan pencerahan bagi pimpinan sekolah dan pembuat kebijakan untuk mengedepankan kesiapan budaya organisasi dan regulasi etika dalam adopsi AI demi terwujudnya tata kelola sekolah yang akuntabel, inklusif, dan berkeadilan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muhammad Hendri Irawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





