Pendidikan Karakter Berbasis Adab dalam Pemikiran Ibnu Jama’ah dan Relevansinya terhadap Pendidikan Modern.
DOI:
https://doi.org/10.66237/jit.v5i1.220Kata Kunci:
Pendidikan karakter, adab, Ibnu Jama’ah, pendidikan Islam, pendidikan modernAbstrak
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan karakter berbasis adab dalam pemikiran Ibnu Jama’ah serta mengkaji relevansinya terhadap pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber utama kitab Tadzkirat al-Sami’ wa al-Mutakallim fi Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) terhadap konsep-konsep pendidikan yang dikemukakan oleh Ibnu Jama’ah, kemudian dikontekstualisasikan dengan realitas pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dalam perspektif Ibnu Jama’ah berorientasi pada pembentukan akhlak yang terintegrasi dengan penguasaan ilmu. Adab ditempatkan sebagai fondasi utama sebelum ilmu, dengan tujuan melahirkan manusia yang beradab dan berkarakter. Selain itu, guru berperan sebagai teladan moral yang mencerminkan integritas, keikhlasan, dan profesionalitas, sedangkan murid dituntut memiliki niat yang benar, sikap hormat, disiplin, dan tawadhu dalam menuntut ilmu. Pemikiran ini juga menegaskan adanya keterkaitan yang erat antara ilmu dan akhlak, di mana keduanya harus berjalan secara seimbang dan saling melengkapi. Dalam konteks pendidikan modern, konsep pendidikan berbasis adab memiliki relevansi yang kuat sebagai solusi terhadap krisis karakter akibat dominasi aspek kognitif dalam sistem pendidikan. Implementasi nilai-nilai adab dapat dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, pembiasaan perilaku, serta penguatan keteladanan guru. Dengan demikian, pemikiran Ibnu Jama’ah tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga aplikatif dalam membangun sistem pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter secara menyeluruh.
Kata kunci: Pendidikan karakter; adab; Ibnu Jama’ah; pendidikan Islam; pendidikan modern.
Referensi
Al-Attas, M. N. (1980). The concept of education in Islam. Muslim Youth Movement of Malaysia Kuala Lumpur.
Elo, S., & Kyngäs, H. (2008). The Qualitative Content Analysis Process. Journal of Advanced Nursing, 62(1), 107–115. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2007.04569.x
Hasanah, U. (2021). Konsep Adab dalam Pendidikan Islam Perspektif Ulama Klasik. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 123–135.
Hidayat, A. (2021). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 45–60.
Ibnu Jama’ah, B. I. (1354). Tadzkirat al-Sāmi‘ wa al-Mutakallim fī adab al-‘ālim wa al-muta‘allim (Edited by Muhammad Hasyim an-Nadwi). Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). Sage Publications.
Kurniawan, D. (2022). Etika Hubungan Guru dan Murid dalam Pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 9(1), 77–89.
Lestari, S. (2023). Peran Keteladanan Guru dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 55–68.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2012). Ilmu Pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group.
Nugraha, R. (2023). Profesionalisme Guru dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 89–102.
Prasetyo, B. (2022). Problematika Pendidikan Modern dan Krisis Moral Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Nasional, 5(2), 101–115.
Putri, A. (2024). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Modern. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 33–47.
Rahman, F. (2020). Etika Pendidikan dalam Islam. Jurnal Studi Islam, 11(2), 67–80.
Santoso, H. (2021). Pendidikan Karakter dan Tantangan Globalisasi. Jurnal Pendidikan, 9(2), 150–162.
Siregar, M. (2022). Krisis Karakter dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 25–40.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyudi, A. (2024). Niat dalam Menuntut Ilmu Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 1–12.
Zed, M. (2014). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Achmad Syahbandi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












