Pendidikan Multikultural Berbasis Perspektif Islam di Daerah Minoritas Islam: Studi Kasus di Tana Toraja
Kata Kunci:
Tana Toraja, perilaku keberagamaan, budaya lokal, moderasi beragama, pendidikan IslamAbstrak
Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya yang membentuk praktik keberagamaan kontekstual. Tana Toraja di Sulawesi Selatan dikenal dengan kekayaan budaya adat seperti Rambu Solo’ dan sistem kekerabatan tongkonan, serta toleransi tinggi antarumat beragama meskipun mayoritas Kristen. Penelitian ini mengkaji perilaku hidup beragama masyarakat Muslim di wilayah tersebut, interaksi antara nilai Islam dan budaya lokal, serta relevansinya dengan pengembangan pendidikan Islam. Tujuan penelitian adalah untuk memahami perilaku keberagamaan Muslim dalam konteks budaya lokal, mengetahui hubungan antara Islam dan budaya Toraja, serta mengidentifikasi implikasi bagi pendidikan Islam agar lebih adaptif dan inklusif. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan dari sumber ilmiah seperti buku klasik dan kontemporer, jurnal penelitian terbaru, tafsir Al-Qur’an, kitab hadis, dan literatur akademik relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis, memaparkan konsep, membandingkan pandangan ulama, serta menginterpretasikan relevansinya dalam konteks Indonesia multikultural.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Muslim di Tana Toraja menjalankan ajaran Islam secara aktif namun terintegrasi dengan budaya lokal melalui gotong royong dan partisipasi dalam upacara adat, tanpa mengabaikan prinsip akidah. Interaksi Islam dan budaya Toraja bersifat akulturatif harmonis, menekankan nilai universal seperti toleransi dan solidaritas, serta dakwah persuasif yang memperkuat moderasi beragama. Kesimpulan penelitian adalah bahwa perilaku keberagamaan Muslim di Tana Toraja mencerminkan Islam kontekstual yang memperkuat harmoni sosial. Interaksi ini menjadi model bagi pendidikan Islam untuk mengintegrasikan kearifan lokal, sehingga membentuk individu religius dan toleran, serta berkontribusi pada stabilitas masyarakat multikultural di Indonesia.
Referensi
Alam, S. (2023). Koeksistensi Antar Agama Dalam Upacara Rambu Solo Tana. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 8.
Ariwibowo, G. A., Fibiona, I., Rostiyati, A., Suyami, Tresnasih, R. I., & Harnoko, A. D. (2026). Preserving Cultural Heritage and Social Cohesion: The Tukuder Festival at Al-Muttaqin Mosque, Kendal, Indonesia. Journal of Population and Social Studies, 34, 813–838. https://doi.org/10.25133/JPSSv342026.041
Astuti, R. E. (2025). Relasi Agama dan Masyarakat dalam Transformasi Sosial Indonesia : Dari Masyarakat Tradisional , Masyarakat Transisi , ke Masyarakat Modern , konteks Sosiologi Agama. Sapa: Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 09(02), 193–203.
Bachrong, F., & Ansar, F. A. (2021). Religious Moderation In Karapasan The Local Culture Of Tana Toraja…-Faizal Bachrong & Fithrah Auliya Ansar || 63. Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama Dan Sosial Budaya, 64–72. https://moraref.kemenag.go.id/archives/journal/98810827380883472
Bilalu, N., Jamal, R., Subeitan, S. M., Purwadi, W., & Gómez, J. M. N. (2024). Adaptation of Islamic Law through Gotong Royong Tradition in Minority Communities of Tomohon and Tana Toraja. Potret Pemikiran, 28(2), 270. https://doi.org/10.30984/pp.v28i2.3266
Darius, G. (2024). MELO : Jurnal Studi Agama-agama. MELO: Jurnal Studi Agama-Agama, 4(2), 103–114.
Fuadi, Moh. A., Rifa’i, A. A., Triana, Y., & Ibrahim, R. (2024). Religious Moderation in the Context of Integration Between Religion and Local Culture in Indonesia Moh. Ashif Fuadi, * Abd Faishol, ** Andi Arif Rifa’i, *** Yunika Triana **** & Rustam Ibrahim *****. Journal of Al-Tamaddun, 19(1), 47–59.
Haddade, A. W., & Risal, M. (2025). The Application of Minority Fiqh in Muslim Communities: A Case Study of Religious Adaptation in Tana Toraja. Al-Risalah Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum, 25(1), 1–16. https://doi.org/10.24252/al-risalah.vi.52606
Mahfuz, Abd. G. (2019). Hubungan Agama Dan Budaya: Tinjauan Sosiokultural. Tawshiyah, 14(1), 41–61. https://doi.org/10.32923/taw.v14i1.1143
Maulana, A. M. R., Karomi, K., & Ahyadi, N. A. R. A. (2023). Christian Funeral Rites and Rambu Solo’ in Tana Toraja. Harmoni, 22(2), 287–308. https://doi.org/10.32488/harmoni.v22i2.709
Michael, A., Husein, F., & Masruri, S. (2023). Acculturation of Mosque and Church in Indonesia: Case Studies from Toraja. Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies, 19(1). https://doi.org/10.18196/afkaruna.v19i1.16850
Muammar, & Muallim. (2025). Tongkonan : Symbol of Interfaith Peace in Tana Toraja South Sulawesi. 8(1).
Nawir, M., Mukramin, S., Ismail, L., Asnawi, M. H., Nursida, A., & Abu Bakar, N. I. (2025). Local Wisdom As a Cultural Engine of Interfaith Harmony: Strengthening Religious Moderation and Mitigating Racism in Tana Toraja. Harmoni, 24(2), 361–379. https://doi.org/10.32488/harmoni.v24i2.918
Nur Kholis, H., Husnaini, Ms. M., & Ajar, B. (2024). Islam Rahmatan Lil ’Alamin Penulis. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science Technology and Educational Research, 2(2), i–xiii. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/54549/Islam Rahmatan Lil %27Alamin - PDF Full.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Patilima, H. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. https://doi.org/10.20414/elhikmah.v12i2.265
Resti, R., Burchanuddin, A., & Bahri, S. (2025). Relasi Kekerabatan Masyarakat Toraja Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Rambu Solo’ Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 4(2), 67–70. https://doi.org/10.56326/jsk.v4i2.4864
Rofiah, C., & Burhan Bungin. (2024). Analisis Data Kualitatif: Manual Data Analisis Prosedur. Develop, 8(1), 1–13. https://doi.org/10.25139/dev.v8i1.7319
Ryan Aulia, G., & Syakirah Abu Nawas, S. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Toleransi Umat Beragama pada Upacara Rambu Solo di Tana Toraja. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 23(2), 83–98.
Salmiati, S., Jalil, N., Nuringsih, N., & Nur Alisyahbani, A. (2025). Pendidikan Multikultural Berbasis Perspektif Islam di Daerah Minoritas Islam: Studi Kasus pada Lingkungan SMPN 2 Makale, Tanah Toraja, Sulawesi Selatan. Publikasi Pendidikan, 15(3), 978. https://doi.org/10.70713/publikan.v15i3.76733
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104(July), 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualiatif dan R&D. https://doi.org/10.22373/fitrah.v7i2.9357
Torajapedia. (2023). Bahasa dan Budaya Toraja. TorajaPedia.
Yudistira, R., Muta’allim, M., Nurcaya, N., Julhadi, J., & Pattiasina, P. P. J. (2022). the Role of Linguistics and Local Wisdom on Knowing Harmony Between Religions At Tana Toraja. Muslim Heritage, 7(2), 409–431. https://doi.org/10.21154/muslimheritage.v7i2.5023
Yunus, Y., & Mukoyyaroh, M. (2022). Pluralitas dalam Menjaga Toleransi di Tana Toraja. DINAMIKA : Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 7(1), 49–74. https://doi.org/10.32764/dinamika.v7i1.2488
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muthmainnah Al-uswan Sumule

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







